Breaking News

Orang yang Merugi Saat Ramadan: Pelajaran dari Khutbah Jumat Ustadz Adi Hidayat


Bakalebda.com
- Ramadan, bulan yang penuh berkah dan rahmat, merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Namun, di balik keistimewaan dan kemuliaannya, terdapat pelajaran yang dalam bagi kita semua.

Dalam sebuah khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat, dibahaslah tentang orang yang merugi saat Ramadan.

Ustadz Adi Hidayat memulai khutbahnya dengan mengingatkan umat Muslim akan pentingnya kesempatan beriman yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada kita, terutama saat berada di bulan Ramadan.

Beliau mengutip sebuah hadis yang menyatakan bahwa seseorang yang telah sampai ke bulan Ramadan namun tidak mampu memanfaatkan keistimewaannya akan tercoreng, atau merugi.

Ada beberapa poin penting yang diungkapkan dalam khutbah tersebut:

  1. Ketika Peluang Ampunan Ditolak: Ramadan adalah bulan di mana pintu ampunan Allah dibuka lebar-lebar.

    Namun, orang yang tidak memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memperbanyak amal kebaikan, berzikir, membaca Al-Qur'an, dan melakukan ibadah lainnya, adalah orang yang merugi.

  2. Kesempatan untuk Perubahan: Ramadan adalah momen di mana seseorang memiliki kesempatan besar untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

    Namun, jika kesempatan ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka seseorang akan merugi dengan meninggalkan peluang besar untuk mendapatkan ampunan dan rahmat Allah.

  3. Meninggalkan Sunnah: Ustadz Adi Hidayat juga menekankan pentingnya mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, terutama dalam menjalankan ibadah Ramadan.

    Mengabaikan sunnah-sunnah tersebut juga merupakan bentuk kerugian bagi seseorang.

  4. Doa untuk Pertolongan: Dalam khutbahnya, Ustadz Adi Hidayat juga mendorong umat Muslim untuk memohon pertolongan Allah dalam menjalankan ibadah Ramadan.

    Doa ini penting sebagai bentuk pengakuan bahwa kita butuh bantuan Allah dalam menghadapi godaan dan cobaan yang ada.

  5. Kematian dalam Bulan Ramadan: Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan kita akan pentingnya menyadari bahwa kita tidak bisa menentukan kapan ajal akan tiba.

Ada orang-orang baik yang meninggal di awal Ramadan, menyisakan pelajaran bagi kita bahwa kita harus selalu siap untuk menghadapinya.

Dengan demikian, khutbah ini mengingatkan kita bahwa Ramadan bukanlah sekadar bulan untuk berpuasa dan menahan lapar serta haus.

Lebih dari itu, Ramadan adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, dan meraih ampunan-Nya.

Orang yang tidak memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik adalah orang yang benar-benar merugi.

Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran berharga dari khutbah ini dan menjadikan Ramadan kali ini sebagai momen perubahan yang sesungguhnya. Subhanallah.

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2023 - Bakal Beda