Breaking News

Tragis, IRT di Pinrang Gantung Diri Diduga Usai Cekoki Racun Kedua Anaknya


Kareba Madrasah | Pinrang – Warga Ancol Barat, Kelurahan Fakkie Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan digegerkan penemuan mayat perempuan dengan posisi tergantung.

Informasi yang dihimpun Mediumindonesia.com, Perempuan tersebut berinisial MI (37) seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia bersama kedua anak laki-lakinya yang masih berusia 3 dan 5 tahun.

Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia mengatakan MI ditemukan oleh suaminya bernama Abdul Samad dalam posisi tergantung di kusen pintu kamarnya. Sementara kedua anaknya ditemukan dalam posisi terlentang diduga meninggal usai dicekoki racun oleh ibunya.

“Suaminya baru pulang dari menagih dan langsung masuk rumah dan tiba-tiba melihat Istrinya tergantung dan kedua anaknya terlentang sudah dalam keadaan meninggal,” ungkapnya. Senin, (19/9/2022)

Lanjut Kapolres, usai mendapati istri dan anaknya dalam keadaan meninggal dunia, Samad langsung minta pertolongan dan melaporkan Polsek Tiroang.

Roni mengungkapkan berdasarkan hasil sementara pemeriksaan dari tim medis kabupaten Pinrang dan anggota Polres Pinrang tidak mendapatkan tindakan kekerasan ketiga Korban.

“Di lokasi kejadian anggota namun menemukan sebuah botol racun bermerek sapu bersih, sehingga diduga kedua anak Korban meninggal karena diberi minum racun ibunya sebelum gantung diri,” ujarnya.

Kendati demikian Roni mengaku pihaknya belum bisa menyimpulkan motif dibalik peristiwa dugaan bunuh diri tersebut. Dia beralasan pihaknya masih menyelidiki.

“Untuk motifnya belum kami bisa simpulkan sekarang. Tim masih melakukan olah TKP termasuk memeriksa saksi-saksi, sementara ketiga korban dibawah ke RSUD Lasinrang untuk diotopsi/Visum,” sebutnya.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.




source Medium Indonesia

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2023 - Bakal Beda